Hoax dan Fakta si Pedas Cabai
Banyak info yang beredar terkait cabai, ada yang benar, tapi tidak sedikit yang kurang tepat. Apa saja ya?
Minum air dingin untuk menghilangkan pedas
Ups salah tuh! Senyawa capsaicin dalam cabai tidak akan luntur walaupun dihapus dengan segelas air dingin. Justru air hangat yang akan melarutkan capsaicin yang melekat di lidah. Bisa juga dengan meminum susu karena zat casein susu dapat menetralisir sensasi panas dan pedas dari cabai.
Biji cabai penyebab infeksi usus buntu
Penyebab infeksi usus buntu itu multi faktor. Salah satunya akibat adanya sisa makanan yang membusuk dan tidak dapat keluar dari umbai cacing. Biji cabai bisa saja masuk ke dalam umbai cacing, tidak bisa keluar lalu membusuk dan kemudian menimbulkan peradangan usus. Tapi kasus ini terbilang langka 1 dari 2000 kejadian. Hindari infeksi usus dengan memenuhi kebutuhan air putih.
Jalapeno adalah cabai terpedas
Salah! Carolina reaperlah yang menyandang predikat itu. Tingkat kepedasan cabai ini 1,5 juta- 2,2 juta SHU, sementara jalapeno kurang dari 10.000 SHU. Masih jauh lebih pedas cabai rawit yang tingkat kepedasannya 50.000-100.000 SHU
Cabai mempercepat proses persalinan
Beberapa dokter menyarankan ibu hamil yang sudah masuk masa persalinan untuk mengonsumsi masakan pedas. Tujuannya untuk memancing kontraksi. Menurut penelitian sensasi pedas dan panas yang dihasilkan capsaicin akan direspons otak dengan peningkatan denyut jantung. Peningkatan denyut jantung dan rasa panas di perut inilah yang akan memicu kontraksi dan memungkinkan terjadinya kelahiran.
Makanan pedas bikin jerawatan
Bukan cabai yang menyebabkan jerawat tapi lemak. Sayangnya kebanyakan makanan pedas di Indonesia juga mengandung lemak tinggi. Maka tertuduhlah cabai sebagai pelaku utama.
Sumber pedas cabai ada di biji
No! Sumber pedas cabai berasal dari membran putih yang menjadi tempat melekatnya biji cabai. Jangan sampai salah lagi ya.
Cabai itu sayur
Ternyata bukan. Cabai adalah buah dari tanaman cabai sehingga ia tergolong dalam kategori buah-buahan. Tetapi bisa juga dikelompokkan sebagai bumbu dan sayuran, tergantung bagaimana dia digunakan.