Si Pedas yang Kaya Manfaat
Beruntunglah jika Anda penyuka makanan pedas seperti sambal. Ada banyak manfaat kesehatan yang bisa Anda dapat dari cabai, sang bahan utama sambal.
Sejak berabad-abad lalu, orang-orang sudah menggunakan cabai sebagai obat untuk mengatasi peradangan dan melancarkan sirkulasi darah. Berbagai penelitian modern menyebutkan, ketika darah mengalir lebih cepat, tubuh akan lebih cepat pula mengganti sel-sel yang rusak.
Si kecil pedas ini memang kaya akan kandungan nutrisi, terutama capsaicin. Senyawa aktif yang memberikan rasa pedas dan sensasi mulut terbakar ini mengandung segudang manfaat bagi kesehatan. Selain itu cabai juga mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin C, A, B6, K1, kalium dan zinc.
Berikut beberapa manfaat cabai untuk kesehatan tubuh:
1. Meredakan nyeri
Hasil uji klinis menyebutkan bahwa capsaicin dapat merangsang tubuh melepaskan hormon endorfin yang berfungsi sebagai pereda sakit alami. Capsaicin juga memiliki sifat antinyeri yang efektif membantu meredakan nyeri otot, nyeri sendi, nyeri saraf dan migrain. Rasa panas yang dihasilkan cabai inilah yang membantu ujung saraf berhenti mengirim sinyal sensasi rasa sakit sehingga nyeri dan sakit pun hilang!
2. Menurunkan berat badan
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa capsaicin dapat mengurangi hasrat untuk makan dan membuat kenyang lebih lama. Selain itu juga mampu meningkatkan metabolisme tubuh sehingga mengotimalkan pembakaran lemak. Namun sebaiknya tetap dibarengi dengan pola hidup sehat dan olahraga teratur.
3. Memelihara kesehatan pencernaan
Banyak orang yang menghindari makanan pedas karena menganggap cabai merupakan sumber dari masalah pencernaan. Padahal dengan masuknya capsaicin ke dalam tubuh maka saraf-saraf dalam saluran pencernan akan memproduksi senyawa kimia anadamide yang efektif membantu mengurangi peradangan di area lambung. Asalkan konsumsi cabainya tidak berlebihan ya.
4. Mengontrol gula darah
Menurut sejumlah studi, capsaicin berpotensi menurunkan kadar gula darah agar tidak melonjak tinggi dengan cara merangsang produksi insulin dan meningkatkan kinerja insulin. Capsaicin juga bersifat antidiabetik yang dapat memberi efek positif bila dikonsumsi oleh pasien diabetes tipe 1.
5. Menurunkan risiko gangguan jantung
Kandungan vitamin B6, asam folat, kalium, dan beta-karoten yang terdapat pada cabai dapat menurunkan risiko serangan jantung. Sedangkan capsaicin diketahui dapat mengurangi kolesterol, menurunkan tekanan darah, dan mencegah penggumpalan darah. Dengan turunnya kadar kolesterol jahat maka kadar kolesterol baik akan meningkat, artinya berkurang pula risiko terjadinya gangguan jantung, hipertensi, dan stroke.
6. Menjaga kesehatan mata
Jika cabai merah mengandung beta karoten atau pro vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, cabai yang berwarna hijau seperti cabai rawit memiliki kandungan lutein. Zat ini bermanfaat untuk mencegah kerusakan mata akibat penuaan, seperti katarak dan degenerasi makula yang menyebabkan hilangnya penglihatan.
7. Meringankan batuk dan flu
Jika ada yang menyarankan Anda untuk mengonsumsi makanan pedas agar flu segera pergi tidak ada salahnya Anda mencobanya. Karena capsaicin terbukti efektif mengencerkan lendir sehingga dapat melegakan penyumbatan pada tenggorokan dan hidung. Sedangkan kandungan vitamin C nya dapat menguatkan daya tahan tubuh dan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus.